Tampilkan postingan dengan label Film Hantu Bioskop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Hantu Bioskop. Tampilkan semua postingan

Film Hantu Setan

Kamis, 23 Juli 2009

Sebut saja genre Horror yang gak berhenti dibuat di summer movie, setelah kehabisan nama hantu lokal (kuntilanak, pocong, gendruwo, leak, tuyul) maka pengkopi paste-an marga berlanjut.
KUNTILANAK KAMAR MAYAT
What !&^%$$&*(* setelah trilogi kuntilanak dibuat kuntianal merah casablanka dst dst, sekarang kuntilanak based on tempat tongkrongan. Apa gak capek nonton kuntilanak melulu.
dan munculah
KUNTILANAK KAMAR MANDI
What the f**k ! sebuah episode film TV yg merubah alamat kuntilanak dari terowongan, kamar mayat dan sekarang Kamar Mandi ??? sempet tertawa mendengar judul kuntilanak yg terbukti males berbaur dengan kunti2 ygt lain, jadi terpaksa menempati kamar yg berbeda.
comming soon
POCONG KAMAR SEBELAH
Udah gak bisa ngomong deh. Pengen ketawa kok getir memantau kreatifitas menurun drastis ke titik NOL. Film horror yang isinya Rahma Ashari pake bikinin sepanjang film, Setelah antipati TV saya menolak antipati Film Indonesia! Saya Cinta FIlm Indonesia ! Link : http://www.21cineplex.com/pocong-kamar-sebelah,movie,2081.htm
Mari mengurut film serupa, anehnya POCONG series lebih banyak dan butuh diakui eksistensinya.
1. POCONGNYA KOK BENERAN ?
2. THE REAL POSONG
3. SUMPAH (ini) POCONG
BONUS TRACK :
Hari sabtu yg lalu saya melihat Behind the scene film komedi berlatar Politik (again?) dengan judul Capres. Dan sang mafia asal India ini berstatement : "Kalau orang Bule saja menangis menonton film ini, apalagi orang Indonesia" DANGKAL ! RASIST ! SINTING !
Oknum yang sama yg mengadakan acara nonton bareng anak SD bersama guru melihat film yg berjudul "Film Horror", plesetan film horror yg kontentnya perkosaan. DASAR ORANG SINTING!
Luna maya dalam iklan kopi "Orang Bule aja doyan"
Saya bilang "Soooo ?!"
Bukan salah luna, tim kreatifnya. Sejak kapan orang indonesia menganggap Para Bule ini lebih superior. Bule juga manusia sama dengan orang lokal. Bukan bule yg merendahkan harga diri bangsa Indonesia, tapi yang orang Indonesia sendiri. MENYEDIHKAN !
Trus maksud loe apa sof? Creativity atau Rasist? Anggap saja dua genre yang berbeda dalam film yg sama, terkait dalam satu judul dan media yg sama CREATIVITY

POCONG !

  1. POCONG 1, 2, 3                        (Kalah Lord of the rings)
  2. POCONG Tali Perawan             (sekuael : POCONG Tali perjaka )
  3. Sumpah POCONG di sekolah     (gw rasa gurunya sinting! Yg bikin film lebih sinting !)
  4. 40 Hari Bangkitnya POCONG     (Harkitcong – Hari Kebangkitan Pocong, rayakan yuk)
  5. Posongnya kok beneran             (trus maunya?)
  6. The Real POCONG                    (iye percaya !)
  7. Sumpah (ini) POCONG               (iye iye percaya itu pocong)
  8. POCONG vs KUNTILANAK         (Hayoh2 pasang taruhan)

PREDIKSI JUDUL SELANJUTNYA
Sumpah (ini) the Real Pocong tali perawan

KUNTILANAK !

  1. KUNTILANAK 1,2,3                    (mana mau kalah sama pocong)
  2. Sarang KUNTILANAK                 (tempat hangout para kuntilanak, bikin PPKI aja Partai Persatuan Kuntilanak Indonesia)
  3. KUNTILANAK beranak                (apakah pocong sang bapak?)
  4. KUNTILANAK Kamar Mayat        (makin spesifik nongkrongnya)
  5. POCONG vs KUNTILANAK         (dibilang juga apa, kaga ada yg mo kalah !)

PREDIKSI JUDUL SELANJUTNYA
KUNTILANAK beranak di Kamar Mayat

MANGGARAI

  1. Kereta Hantu Manggarai             (penting ya?)
  2. Kereta Setan Manggarai             (setan doranya Hantu ?)
  3. Kisah Nyata Kereta Setan Manggarai      (terserah dah)

PREDIKSI JUDUL SELANJUTNYA
Sumpah ada Sarang Hantu dan Setan Kereta Manggarai

SUSTER NGESOT

  1. Suster Ngesot                           (trus ?)
  2. Suster N                                   (Tunggu sekuelnya Suster N Sh. !)

Kamar Mayat Kuntilanak

Film KUNTILANAK KAMAR MAYAT bercerita tentang Andini (Imelda Lubis) seorang mahasiswi selalu bermimpi tentang kakaknya, Miranda (Uwi Jasmine) yang bekerja sebagai perawat rumah sakit. Rasa rindu Andini makin bertambah sejak Miranda pergi meninggalkan rumah karena mutasi pekerjaannya. Mimpi itu pun berubah menjadi penampakan, membuat ia bersama Robby pacarnya dan Mocil (Rizky Mocil) teman kuliah mereka pergi mencari kabar Miranda. Andini mendapat informasi dari Vivian, teman Miranda mengenai tempat tinggal dan rumah sakit tempat Miranda bekerja, semakin ia banyak ia tahu tentang kakaknya semakin sering pula ia dihantui oleh penampakan, Andini terkejut begitu mengetahui kenyataan tentang kakaknya hamil 5 bulan dan itu alasan yang membuatnya pergi dari rumah Andini pergi menemui Dokter Indra (Mandala) teman kerja Miranda, Indra terakhir melihat Miranda pada malam ketika Indra berkunjung kerumah Miranda. Sejak saat itu ia pun sering diganggu oleh penampakan – penampakan yang menakutkan, bahkan sosok kuntilanak yg ia jumpai ketika ia bekerja di ruangan kamar mayat. Sarah (Julia Perez) tunangan Indra yang juga teman kerja Miranda juga sering dihantui kuntilanak yang ia temukan di kamar mayat. Kejadian ini membuat Indra stress Akankah pencaharian Miranda berhasil? Temukan jawabannya di film Kuntilanak Kamar Mayat di bioskop kesayangan Anda mulai 19 Maret 2009 Pemain : Julia Perez, Mandala A. Shoji, Rizky Mocil, Imelda Lubis, Uwie Jasmine, Amanda Faried Sutradara : Nayato Penulis : Ery Sofid Jenis Film : Horror Produser : Gope T. Samtani, Subagio S. Produksi : Rapi Films Durasi : 80

KUNTILANAK 3

Pemain: Julie Estelle, Reza Pahlevi, Mandala Shoji, Imelda Therinne, Laura Antonietta, Laudya Chintya Bella, Ida Iasha Setelah dibanjiri film-film romantis di awal tahun, kali ini film horor datang lagi. KUNTILANAK 3 hadir untuk menyelesaikan kisah 2 prequelnya. Film pamungkas KUNTILANAK ini masih digarap oleh Rizal Mantovani dan Julie Estelle (ALEXANDRIA , KUNTILANAK , SELAMANYA..., KUNTILANAK 2 ) akan kembali memerankan karakter Samantha dalam kisah penutup trilogi KUNTILANAK ini. Kalau film KUNTILANAK mengutamakan atmosfir dan KUNTILANAK 2 menawarkan aksi, maka

KUNTILANAK 3 (K3) menampilkan setan di wilayah kekuasaan mereka yang paling utama: neraka dunia – di mana hantu perempuan yang sering kita kenal dengan nama Kuntilanak itu seolah-olah menjadi penguasa utamanya. Tanpa berpaling dari cerita yang sudah dibangun di film KUNTILANAK dan

KUNTILANAK 2, film K3 ini mengisahkan usaha empat orang sahabat yang mencari dua orang teman mereka yang menghilang secara misterius di sebuah hutan. Lokasi-lokasi yang menantang – seperti hutan, gua, pedesaan, bahkan air terjun – menjadi latar tempat terjadinya berbagai adegan horor, petualangan, dan kengerian. Empat sahabat itu adalah Darwin yang diperankan oleh

Mandala Shoji (ENAM, D-TRAX), Asti oleh Imelda Therinne (MEDLEY, QUICKIE EXPRESS), Herman diperankan Reza Pahlevi (JELANGKUNG 3), dan Petra oleh Laura Antonietta (JAKARTA UNDERCOVER). Dipimpin oleh Herman dari tim pembantu SAR mereka memasuki kawasan angker hutan Ujung Sedo untuk mencari dua orang teman mereka yang hilang, Stella diperankan Laudya Chintya Bella (LENTERA MERAH, BERBAGI SUAMI) dan tunangannya. Dendam kematian Agung kekasihnya, membawa Samantha menghadapi keangkeran hutan yang menjadi benteng gaib desa Ujung Sedo hingga bertemu dengan empat orang anggota tim SAR, Darwin, Herman, Petra dan Asti, sedang

menyisir hutan untuk mencari temannya yang hilang tanpa jejak. Kelima anak muda ini bertualang menembus hutan, kabut, dan gua di mana banyak kejadian menyeramkan dan aneh menghantui mereka. Semua ternyata berkaitan dengan misi pribadi Samantha yang memiliki wangsit untuk memanggil Kuntilanak. Ibu Samantha, Mega (Ida Iasha, KUNTILANAK, MISTERI DARI GUNUNG MERAPI), menyuruh Samantha mencari seorang dukun tua di Desa Ujung Sedo yang bisa mencabut wangsit tersebut. Namun, dukun tua itu punya rencana jahat lain yang mengancam nyawa semua orang. Dibantu gadis cilik bernama Yenny (Cyndi

Valerie, KUNTILANAK 2) serta teman-temannya, Samantha berjuang menuntaskan misinya, walaupun kekuatan dukun tua dan Kuntilanak jauh melampauinya. Tampaknya Rizal tak tanggung-tanggung dalam menggarap film ini. Cerita dan skenario yang dikerjakannya bersama Ve Handojo membutuhkan lokasi rumit dan penuh tantangan. Syuting pun sepenuhnya dilakukan di luar kota, di alam bebas, menghadapi berbagai kendala teknis, campur baur dengan air hujan. Bahkan Rizal menyewa sebuah

helikopter untuk mendapatkan gambaran hutan yang menakutkan, sekaligus untuk menciptakan kemegahan adegan kedatangan empat anggota tim SAR. Semua itu dilakukannya demi menyajikan sebuah tontonan yang apik berdurasi 90 menit. Bagaimana akhir legenda Kuntilanak? Apakah upaya sungguh-sungguh dan tak tanggung-tanggung dari segenap tim K3 mampu menyajikan tontonan seperti yang mereka janjikan? Nantikan KUNTILANAK 3 mulai 13 Maret 2008

Hantu PAKU KUNTILANAK

Trio pemburu mayat (Sukun, Obeng, dan Odjie) beraksi kembali. Kali ini mereka mencari Kuntilanak yang menjelma menjadi manusia kembali setelah paku di kepalanya, dilepas secara tidak sengaja oleh atasan mereka, Pak Joko

Pak Joko diteror terus menerus oleh ibunya, karena belum juga menikah diusianya yang sudah semakin tua. Pak Joko yang berniat mendekati Mona malah ditolak mentah-mentah. Hingga akhirnya muncul seorang perempuan cantik bernama Kunti, yang tak lain tak bukan adalah sosok Kuntilanak yang dicari-cari oleh Trio Pemburu mayat

Mereka pun mencari berbagai cara untuk meyakinkan pak Joko bahwa perempuan yang akan dinikahinya tersebut adalah sosok kuntilanak yang sedang menuntut balas pada orang-orang yang telah menyakiti dirinya

Lawang Sewu Dendam Kuntilanak

Sekelompok remaja, mereka adalah DISKA, 18 th, cantik dan baik hati, NAYA, 18 th, cantik, seksi, badung, mengidap asma, CIKA, 18 th, cantik, seksi juga badung, sangat pemberani, DINDA, 18 th, berkaca mata tebal dan berbadan gendut, sangat penakut, YUGO, 18 th, tampan dan selalu sok ganteng, ARMEN, 18 th, tampan sok pemberani dan gak percaya dengan tahayyul dan ONIL, 18 th, kurus, kutu buku, penakut, dan mempunyai kebiasaan buruk, kalau ketakutan selalu saja ngompol (komedi karakter). Mereka sedang menikmati liburan di kota Semarang. Liburan ini untuk merayakan kelulusannya dari SMU.


Suatu malam, ketika mereka berada di diskotik, Yugo dan Armen sengaja membuat teman-temannya mabuk. Alasannya, sudah hari kelima mereka di Semarang, setiap kali mereka menikmati hiburan malam, selalu saja teman temannya tidak mau mabuk. Malam itu Armen dan Yugo berhasil membuat mabuk mereka semua. Kecuali Diska, dia berhasil menghindari mabuk yang sudah di rencanakan oleh kedua temannya ini.


Ketika mereka pulang menuju rumah kakek Naya yang tinggal di semarang, mereka semua dalam kondisi mabuk berat, kecuali Diska yang menyetir mobil. Di dalam mobil, mereka semua berteriak-teriak sambil tertawa-tawa mabuk. Di tengah jalan di depan gedung Lawang Sewu, mereka meminta Diska berhenti karena Armen dan Yugo kebelet kencing. Mereka turun dari mobil dan dalam keadaan mabuk, para cowok itu berlomba-lomba kencing (siapa yang kencingnya paling jauh). Kebetulan mereka kencing di depan pagar gedung Lawang Sewu hingga air kencing mereka masuk ke dalam area Lawang Sewu. Cika, Naya dan Dinda yang juga mabuk, tertawa-tawa melihat kelakuan Armen, Yugo dan Onil. Saat itu Cika juga kebelet kencing dan mencari tempat untuk kencing. Sambil mabuk, Cika masuk ke area Lawang Sewu dan kencing di dalam area gedung.


Armen, Yugo, Onil, Naya, Dinda dan Diska menunggu Cika di luar gedung. Setelah sekian lama mereka menunggu, Cika tidak muncul juga. Akhirnya mereka masuk ke dalam gedung untuk mencari Cika. Di antara gelapnya gedung Lawang Sewu, mereka berusaha mencari-cari Cika, tapi tidak berhasil menemukannya. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan akan mencari Cika besok siang.


JATMIKO, 60 th, kakek Naya terkejut mendengar berita menghilangnya Cika. Dari kakek Jatmiko kemudian mereka semua mengetahui kalau Lawang Sewu adalah gedung yang sangat angker. Ada beberapa pantangan untuk memasuki Lawang Sewu. Pantangan pertama, bagi perempuan yang sedang menstruansi dilarang untuk masuk, kedua, tidak boleh berbuat mesum dan ketiga, tidak boleh kencing di tempat ini. Pada siang harinya, mereka kembali mendatangi gedung Lawang Sewu untuk mencari Cika lagi. Tetapi Cika tidak juga dapat ditemukan.


Malam harinya, Diska yang sedang berada di rumah kakek Naya, mendapat telpon dari Cika yang mengatakan dia masih terjebak di gedung Lawang Sewu. Saat itu juga Diska mengajak teman-temannya untuk kembali ke sana menyelamatkan Cika. Mulanya Onil menolak untuk kembali ke sana, tapi karena semua temannya memaksa, ahirnya Onil yang sangat penakut ini terpaksa ikut juga.
Di depan Lawang Sewu, Diska kembali mengingatkan pesan kakek Naya untuk tidak melanggarnya. Tapi Armen tidak percaya dengan larangan-larangan itu dan dengan sombong ia memimpin usaha pencarian Cika itu. Di sinilah teror-teror hantu mulai muncul. Pertama yang muncul adalah hantu Noni Van Ellen (keturunan Belanda). Dinda yang melihat hantu Noni Van Ellen langsung kesurupan dan tiba-tiba mengamuk mencaci maki teman-temannya dengan menggunakan bahasa Belanda. Mereka berusaha menyadarkan Dinda, dan setelah sadar, Dinda mengaku dengan takut-takut bahwa ia sedang menstruansi. Diska langsung marah pada Dinda karena berani melanggar pantangan itu. Dinda beralasan kalau ia takut tinggal di rumah sendirian. Kemudian mereka mengambil keputusan kalau Onil harus mengantarkan Dinda keluar dari Lawang Sewu, sementara yang lainnya terus melanjutkan mencari Cika.


Dinda dan Onil yang sangat penakut kemudian mencoba keluar dari Lawang sewu dalam kegelapan. Lalu mereka di teror oleh hantu hantu, yang membuat Onil terkencing-kencing di tempat ini. Onil sangat ketakutan ketika menyadari kalau dirinya telah melanggar pantangan dengan kencing sembarangan di dalam Lawang Sewu itu. Lalu muncul hantu dengan kaki terbelenggu oleh bola rantai, di depan Onil. Onil tidak sanggup berlari dan menangis di tempat ini sambil berpelukan dengan Dinda.
Sementara itu, di dalam Lawang Sewu, Armen, Yugo, Naya dan Diska syok menemukan mayat Cika. Ketika mereka hendak mengangkat mayat Cika, muncullah hantu dengan kaki terbelenggu mendekati mereka dan membuat mereka lari kalang kabut. Ketika sedang berusaha melarikan diri, Diska terpisah dari rombongan.


Sementara Naya, Yugo dan Armen tersesat masuk ke ruang bawah tanah yang sangat sempit dan gelap. Pada saat itu, Armen merasa sangat ingin kencing. Ketika ia hendak kencing, Naya dan Yugo mengingatkan untuk tidak kencing sembarangan. Tapi Armen nekat kencing karena ia tidak percaya dengan tahayyul. Pada saat kencing, ternyata Armen mengencingi anak hantu yang sedang duduk (mereka tidak melihat kejadian ini). Kemudian mereka kembali berjalan mencari jalan keluar. Di tengah jalan mereka syok melihat Hantu SISI, 18 th. Mereka mengenali hantu Sisi.


Ketika mereka berhasil keluar dari ruang bawah tanah, tiba tiba Armen terpisah dari Yugo dan Naya. Armen di teror oleh anak hantu yang tadi dikencinginya. Armen berlari ketakutan menghindar tetapi muncul hantu Sisi yang juga meneror dan menakutinya. Hingga akhirnya Armen tewas.


Keesokannya, Naya, Yugo, Dinda dan Onil melaporkan kejadian yang mereka alami ke polisi. Lalu Polisi mengambil mayat Cika dan pada saat ini ditemukan juga mayat Armen. Kejadian ini membuat mereka menjadi sangat ketakutan. Lalu mereka memutuskan untuk kembali pulang ke Jakarta naik kereta api.
Di kereta api, tanpa sepengetahuan mereka, Hantu Sisi terus mengikuti mereka dan duduk di bawah kursi yang diduduki Yugo dan Naya.


Ketika sampai di Jakarta, Naya dan Yugo membicarakan tentang Sisi. Naya mengatakan kalau Sisi kini bangkit dari kuburan dan menteror mereka. Tapi Yugo tidak mempercayainya. Malam harinya, Naya yang hendak tidur di teror oleh Hantu Sisi. Naya berhasil keluar dari rumahnya dan menuju ke rumah Yugo. Di sini Yugo kembali menenangkan Naya dan mengantarnya pulang. Ketika Yugo pulang dari rumah Naya, Hantu Sisi muncul dan meneror Yugo. Hingga akhirnya Yugo meninggal.


Esoknya Naya menangis histeris mengetahui Yugo tewas dengan mengenaskan. Malamnya Naya kembali diteror oleh Sisi. Tetapi Naya berhasil meloloskan diri dan menemui Diska. Di sinilah Naya menceritakan tentang rahasia yang selama ini ditutupinya.


Dua bulan lalu, ketika Naya, Yugo, Armen dan Cika baru pulang dari diskotik, mobil mereka menabrak Sisi, seorang anak tukang kebun di sekolah mereka. Mereka berempat turun dari mobil dan mendapati Sisi tergeletak berlumuran darah di atas aspal. Pada saat itu mereka panic karena sebuah mobil polisi tampak dari kejauhan mendekat kearah mereka. Mereka segera memasukkan tubuh Sisi ke dalam mobil dan meletakkannya di lantai mobil. Dan ketika polisi menanyai mereka, tiba-tiba tubuh Sisi bergerak dan mengerang. Diam-diam di dalam mobil Yugo membekap mulut dan hidung Sisi hingga Sisi meninggal kehabisan napas. Mereka membohongi polisi dengan berbagai alasan dan berhasil lolos dari kecurigaan polisi. Kemudian ketika mereka mendapati Sisi meninggal dalam mobil mereka, dengan panic mereka membuang tubuh Sisi ke jurang untuk menghilangkan jejak.


Diska syok mendengar cerita itu. Diska menganjurkan agar Naya ke rumah orang tua Sisi untuk minta maaf. Dan ketika esoknya Naya, Diska, Dinda dan Onil ke rumah Sisi, mereka mendapati RATIH, 45 th, ibu Sisi, yang terus saja menangis. Ratih bercerita bahwa nasib Sisi sama dengan saudara kembarnya, Sasa yang meninggal dua tahun lalu jatuh dari ketinggian gedung Lawang Sewu. Konon kabarnya, pada saat itu Sasa jatuh karena menghindari niat jahat pacarnya yang akan memperkosanya.
Naya ketakutan dan meminta maaf mengakui kesalahannya kepada Ibu Ratih. Dengan berat, Ibu Ratih memaafkan. Dan malamnya Naya kini di terror oleh dua hantu kembar, yakni, Sasa dan Sisi hingga Naya meninggal.

 
 
 
Blog Directory Atheist Blogs - BlogCatalog Blog Directory TopOfBlogs foto hantu Top Religion blogs blogarama - the blog directory